"Menginspirasi anda semua"

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 25 Juli 2015

Bahasa Sentuhan Hamka Dalam Etika Pemikiran

Pembangunan Sebuah Bangsa
Saya tertarik dengan kata kata Buya Hamka tentang idaman orang yang berakal iatu mereka merindui tiga perkara:-

  1. Menyediakan bekal untuk pulang
  2. mencari kelazatan buat jiwa
  3. menyelidik erti hidup
Kata dan ungkapannya sungguh jelas samada karya ilmu, karya idea dan pandangan yang bernas juga boleh menganalisakan kehidupan dalam jiwa dengan sebuah kehidupan.

Sebuah kehidupan seperti mana? erti kehidupan yang sebenarnya tidak sampai lupa daratan atau lupa diri dimana asal usul kita. Menyediakan bekal untuk pulang itu ertinya buatlah sesuatu yang untuk kita bawa pulang di alam bazakh nanti, mencari kelazatan buat jiwa, makanan yang enak itu adalah zikir dan mengingati yang Satu dan menambahkan ilmu juga ibadah sebanyak yang boleh. Menyelidik erti kehidupan seperti saya katakan jangan lupa daratan, carilah kehidupan yang boleh memberi kita kearah dunia dan akhirat juga menjauhi adzabbannar.

Analisa kata kata beliau terpancar dari ilmu yang beliau miliki sebagai penghafiz Al Quran dan membawa kita ke dunia sastera yang agak mistikal. Kata katanya juga terpancar kesederhanaan dan ukhuwah sesama muslim dan siapa sahaja yang membaca karya beliau.
Cenderung saya sejak dibangku sekolah menengah adalah buku Falsafah Kehidupannya membawa saya dalam pemikiran yang mendalam dan sentiasa mencari jalan untuk membaiki diri dan buangkan kelemahan yang ada. Begitu juga nasihat nasihat beliau dalam setiap bukunya baik buku Ilmiah ataupun novelnya. Paling saya tertarik adalah buku tulisan beliau iatu Di bawah Lindungan Ka'abah. Kekuatan watak Halimah membuat saya cenderung menjadikan wanita itu kuat bukan melemahkan. Dalam tekanan menghadapi suaminya yang kaki judi dan sifat kekuatan imannya membawanya kesabaran yang amat kuat sehinggakan beliau itu menjadi lambang serikandi dalam novel tersebut.

Begitu juga buku beliau Falsafah kehidupan dan Falsafah Islam membuat saya terus melakukan pengkajian dan mencari juga memahami sedalam yang boleh. Falsafah adalah implikasi kehidupan dan membangunkan minda bersifat positif dan terus dalam penghijrahan dalam pencarian ilmu. Sesungguhnya Allah mengurniakan setiap manusia dengan 4 bahagian iatu Ruh, Akal, Ain dan Qalb. Bila kita rangkuman keempat empat ini, ia menjadikan satu juadah yang paling enak dalam jiwa manusia itu. Terpulang pada hak individu itu dengan caranya pencarian dan caranya dalam penghijrahan.
Akhir sekali ungkapan syair beliau iatu Haji Abdul Malik Karim  Amrullah atau dikenali Hamka: 

Di atas runtuhan Melaka lama
penyair termenung seorang diri
ingat Melayu kala jayanya
pusat kebesaran nenek bahari

Di sni dahulu laksamana Hang Tuah
sastria moyang melayu sejati
jaya perkasa gagah dan mewah
" Tidak Melayu Hilang di Dunia"

Di sini dahulu payung berkembang
Megah Bendahara seri maharaja
Bendahara cerdik tumpuan dagang
Lubuk budi laut bicara
Pun banyak pula penjual negeri
mengharap emas perak bertimba
untuk keuntungan diri sendiri
Biralah bangsa menjadi hamba inilah sebab bangsakan jatuh

baik dahulu baik sekarang
inlah sebabnya kakinya lumpuh
Menjadi budak jajahan orang.

sakitnya bangsa bukan di luar
tapi terjunam di dalam nyawa
walau diubat walau ditawar
semangat hancur apakan daya

Janjian Tuhan sudah tajalli
Mulialah umat yang teguh iman
Allah tak pernah mungkir janji
Tarikh riwayat jadi pendoman

Malang dan mujur nasib bangsa
Turun dan naik silih berganti
Terhenyak lemah naik perkasa
Tergantung atas usaha sendiri

Riwayat lama tutuplah sudah
sekarang buka lembaran baru
baik hentikan termenung gundah apalah guna lama terharu.

Bangunlah kekasihku umat Melayu
Belahan asal satu turunan
Bercampur darah dari dahulu
Persamaan nasib jadi kenangan

Semangat yang lemah buanglah jauh
Jiwa yang kecil segera besarkan
Yakin percaya iman pun teguh
Zaman hadapan penuh harapan



Salbiah Sirat

Khas buat Fazli dan bambang priantono
Ehsan dari buku tulisan Abdul Rahman Abdul Aziz Pemikiran Etika Hamka

Kamis, 02 Juli 2015

Raih Gelar Doktor sekaligus Hafidh/ah di Usia 28, Ikuti Beasiswa ini!

Monash Institute yang didirikan oleh cendekiawan muda Islam, Dr. Mohammad Nasih semakin meneguhkan komitmennya dalam pembangunan sumber daya insani bangsa khususnya menjadi penghafal al-Qur’an sekaligus sebagai cendekiawan.

“Saat ini, Monash Institute membuka beasiswa kepada lulusan SMA/sederajat yang memiliki tekad untuk menjadi hafidh/ah dan meraih gelar doktor dalam usia maksimal 28 tahun untuk menghafal al-Qur’an  selama 10 bulan dan kuliah,” jelas Direktur Monash Institute, Mohammad Nasih dalam rilisnya yang dikirim kepada Jabartoday.com, Selasa (30/6/2015).

Menurut Nasih, dalam tempo 28 tahun peserta program ini diharapkan menjadi hafidh/ah sekaligus  doktor. Hal ini sangat mungkin terealisasi dengan asumsi masa studi S1  3,5-4 tahun, S2: 2 tahun, dan S3: 3 tahun. 19 + 4 + 2 + 3 = 28.

“Program ini secara spesifik dirancang hanya bagi mereka yang mempunyai daya tahan fisik dan mental kuat, tidak sakit-sakitan, dan tidak menikah sebelum promosi doktor untuk laki-laki, dan sebelum lulus S2 untuk perempuan,” jelas mantan aktifis mahasiswa ini.

Ia menjelaskan para peserta program ini akan dibina secara super intensif oleh mentor-mentor yang hafal al-Qur’an, bergelar master dan doktor untuk bisa menghafal dengan cepat dan menulis. Juga dilatih berwirausaha agar memiliki kemampuan keuangan yg baik.

Peserta bisa memilih studi di Universitas Indonesia (UI) Depok, Sekolah Tinggi Ekonomi dan Perbankan (STEBANK) Islam Mr. Sjafruddin Prawiranegara (Kampus Desa Emas yg dipimpin oleh Dr. Aries Muftie), dan Universitas Islam Negeri (UIN) Semarang.
 
Bagi yang benar-benar siap, bisa menghubungi langsung Dr. Mohammad Nasih di  085695682411 atau 081380746417 dan BB 2A0F5F2F
 
Sumber: JABARTODAY.COM – BANDUNG